10 PENYEBAB PENGESAHAN GAMBAR BOILER DITOLAK DAN CARA MENGHINDARINYA
10 PENYEBAB PENGESAHAN GAMBAR BOILER DITOLAK DAN CARA MENGHINDARINYA
Jangan Menunggu Surat Permintaan Perbaikan Baru Mulai Melengkapi Dokumen
Salah satu pertanyaan yang paling sering kami terima dari calon pelanggan adalah, “Mengapa proses pengesahan gambar boiler kami belum selesai, padahal seluruh dokumen dari pabrikan sudah dikirim?”
Pada kenyataannya, banyak boiler yang mengalami penundaan proses pengesahan gambar bukan karena kualitas boilernya buruk, melainkan karena dokumen teknis yang diajukan belum memenuhi persyaratan yang diperlukan.
Bahkan tidak sedikit boiler impor dari produsen ternama yang tetap memerlukan perbaikan dokumen sebelum proses evaluasi dapat dilanjutkan.
Hal ini terjadi karena dokumen yang disiapkan oleh pabrikan umumnya mengikuti regulasi negara asal atau standar internal perusahaan, sedangkan boiler yang akan digunakan di Indonesia harus memenuhi ketentuan keselamatan kerja yang berlaku dan dipersyaratkan dalam proses pengesahan gambar oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI).
Melalui artikel ini, kami membahas sepuluh penyebab yang paling sering menghambat proses pengesahan gambar beserta langkah pencegahannya.
MANUFACTURING DATA REPORT (MDR) TIDAK LENGKAP
Ini merupakan penyebab yang paling sering kami temukan.
Beberapa pabrikan hanya mengirimkan katalog, spesifikasi produk, atau sertifikat uji sederhana, sementara dokumen penting seperti Material Certificate, WPS, PQR, WPQ, Welding Map, maupun laporan NDT belum disertakan.
Akibatnya, proses evaluasi tidak dapat dilakukan secara menyeluruh.
Cara menghindarinya :
Mintalah daftar isi (Index MDR) sebelum boiler dikirim dan pastikan seluruh dokumen pendukung telah tersedia.
GAMBAR TEKNIK TIDAK SESUAI BOILER YANG AKAN DI PASANG
Sering kali gambar yang diajukan hanyalah gambar standar dari katalog.
Padahal kondisi aktual boiler dapat berbeda, misalnya:
- posisi burner berubah,
- ukuran cerobong berbeda,
- lokasi nozzle berubah,
- terdapat economizer tambahan,
- ataupun adanya modifikasi dari permintaan pelanggan.
Perbedaan tersebut dapat menimbulkan permintaan revisi.
Cara menghindarinya :
Pastikan gambar yang diajukan merupakan As Built Drawing atau gambar final sesuai unit yang diproduksi.
TIDAK ADA PERHITUNGAN KEKUATAN (STRENGTH CALCULATION)
Beberapa boiler hanya menyertakan data spesifikasi tanpa dokumen perhitungan desain.
Padahal perhitungan ini diperlukan untuk menunjukkan bahwa ketebalan shell, head, nozzle, tube sheet, maupun komponen lainnya telah memenuhi kode desain yang digunakan.
Cara menghindarinya
Pastikan pabrikan menyertakan design calculation atau engineering calculation sesuai kode desain.
MATERIAL CERTIFICATE TIDAK DAPAT DITELUSURI
Material pressure part harus memiliki identitas yang jelas.
Masalah yang sering ditemukan adalah nomor Heat Number pada sertifikat material tidak sesuai dengan material yang digunakan pada boiler.
Kondisi ini menyebabkan proses material traceability tidak dapat dilakukan.
Cara menghindarinya :
Periksa kesesuaian Heat Number, Material Grade, dan identitas material pada seluruh dokumen fabrikasi.
5. DOKUMEN PENGELASAN TIDAK LENGKAP
Boiler merupakan pressure vessel sehingga seluruh sambungan las menjadi perhatian utama.
Dokumen seperti:
- WPS
- PQR
- WPQ
- Welding Map
harus tersedia.
Tanpa dokumen tersebut, proses evaluasi akan mengalami kendala karena tidak dapat dibuktikan bahwa pekerjaan pengelasan dilakukan sesuai prosedur.
Cara menghindarinya :
Pastikan seluruh dokumen pengelasan dimasukkan ke dalam MDR sebelum pengiriman.
HASIL NON DESTRUCTIVE TEST (NDT) TIDAK MEMADAI
Sebagian boiler hanya menyertakan laporan Radiographic Test tanpa data lokasi pengujian maupun acceptance criteria.
Laporan seperti ini sering kali belum cukup untuk menunjukkan kualitas hasil pengelasan.
Cara menghindarinya :
Pastikan laporan NDT memuat:
- metode pemeriksaan,
- area yang diuji,
- standar acuan,
- hasil evaluasi,
- identitas inspector,
- dan tanggal pemeriksaan.
DATA PADA NAME PLATE BERBEDA DENGAN DOKUMEN
Perbedaan kecil sekalipun dapat menjadi kendala.
Misalnya:
- kapasitas berbeda,
- tekanan kerja berbeda,
- serial number tidak sama,
- tahun pembuatan tidak sesuai.
Ketidakkonsistenan data akan menimbulkan pertanyaan pada saat evaluasi dokumen.
Cara menghindarinya :
Lakukan pemeriksaan silang terhadap seluruh data sebelum dokumen diajukan.
DOKUMEN MENGGUNAKAN BAHASA ASING TANPA PENJELASAN
Masih banyak boiler impor yang seluruh dokumennya menggunakan bahasa Mandarin, Korea, atau bahasa lainnya.
Walaupun secara teknis benar, proses pemeriksaan menjadi lebih sulit apabila informasi penting tidak dapat dipahami dengan jelas.
Cara menghindarinya :
Siapkan terjemahan teknis atau ringkasan dokumen dalam bahasa yang mudah dipahami tanpa mengubah isi teknisnya. (Minimal Bahasa Inggris)
TIDAK DILAKUKAN PEMERIKSAAN DOKUMEN SEBELUM PENGAJUAN
Sebagian besar perusahaan langsung mengajukan seluruh dokumen yang diterima dari pabrikan tanpa melakukan review terlebih dahulu.
Akibatnya, kekurangan baru diketahui ketika proses evaluasi telah berlangsung.
Setiap revisi membutuhkan waktu tambahan karena harus berkoordinasi kembali dengan produsen di luar negeri.
Cara menghindarinya :
Lakukan pre-review seluruh dokumen sebelum diajukan kepada Kemnaker RI.
TERLAMBAT MENGUMPULKAN DOKUMEN DARI PABRIKAN
Kesalahan ini sering dianggap sepele.
Perusahaan baru meminta MDR setelah boiler tiba di Indonesia.
Padahal penyusunan MDR membutuhkan waktu, dan beberapa dokumen harus diterbitkan segera setelah proses fabrikasi selesai.
Semakin lama permintaan dilakukan, semakin sulit memperoleh dokumen yang lengkap.
Cara menghindarinya :
Cantumkan secara jelas dalam kontrak pembelian bahwa seluruh dokumen MDR merupakan bagian dari ruang lingkup pengadaan boiler dan harus diserahkan sebelum pengiriman.
Tips dari FIRSTT BOILER
- Jangan hanya membeli boiler, tetapi pastikan Anda juga “membeli dokumennya”.
- Sebelum melakukan pembayaran akhir kepada pabrikan, pastikan seluruh dokumen MDR telah diterima dan diperiksa.
- Hanya membeli boiler Impor pada produsen yang lengkap dokumennya
FIRSTT BOILER Siap Membantu Review Dokumen Anda
Apabila perusahaan Anda sedang mengimpor boiler, mempersiapkan proyek baru, atau mengalami kendala dalam proses pengesahan gambar, tim FIRSTT BOILER siap membantu melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen secara menyeluruh sebelum diajukan.
Layanan kami meliputi:
- Review Manufacturing Data Report (MDR).
- Pemeriksaan gambar teknik dan gambar rencana.
- Pemeriksaan strength calculation.
- Verifikasi material certificate dan traceability.
- Review dokumen pengelasan.
- Pemeriksaan konsistensi data teknis.
- Pendampingan proses pengesahan gambar hingga selesai.
Dengan melakukan review sejak awal, potensi revisi dapat diminimalkan sehingga proses pengesahan menjadi lebih cepat, efisien, dan memberikan kepastian bagi jadwal instalasi maupun commissioning boiler.
Hubungi FIRSTTBOILER hari ini.
