FCM 601: CHEMICAL BOILER WATER TREATMENT UNTUK MENCEGAH KOROSI , KERAK DAN MEMPERPANJANG UMUR BOILER
Mengapa Boiler Memerlukan Chemical Water Treatment?
Boiler merupakan salah satu peralatan produksi yang bekerja pada temperatur dan tekanan tinggi. Kinerja boiler sangat bergantung pada kualitas air yang digunakan sebagai feed water. Air yang tidak mendapatkan treatment dengan baik akan menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain:
- Terbentuknya kerak (scale) pada pipa boiler.
- Korosi pada tube, drum, dan sistem perpipaan.
- Penurunan efisiensi perpindahan panas.
- Konsumsi bahan bakar meningkat.
- Risiko kebocoran tube dan downtime produksi.
Oleh karena itu, selain menggunakan sistem pengolahan air seperti softener atau reverse osmosis (RO), diperlukan chemical boiler water treatment yang diaplikasikan secara rutin setiap hari.
Apa itu FCM 601?
FCM 601 merupakan chemical internal treatment yang dikembangkan oleh FIRSTT CHEMICAL untuk menjaga kualitas air boiler selama proses operasi. FCM 601 diformulasikan menggunakan kombinasi beberapa bahan aktif, di antaranya:
- Sodium Tripolyphosphate (STPP)
- Sodium Sulfite
Kombinasi kedua bahan tersebut memberikan perlindungan terhadap dua penyebab utama kerusakan boiler, yaitu pembentukan kerak dan korosi akibat oksigen terlarut.
Kandungan Sodium Tripolyphosphate (STPP)
Salah satu komponen utama FCM 601 adalah Sodium Tripolyphosphate (STPP). Fungsi STPP di dalam boiler antara lain:
Mengikat ion penyebab kerak
Walaupun air telah melewati softener, sering kali masih terdapat kandungan hardness seperti kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) dalam jumlah kecil. Jika tidak dikendalikan, mineral tersebut akan membentuk kerak keras pada permukaan tube boiler. STPP bekerja dengan cara mengikat mineral tersebut sehingga tidak mudah mengendap menjadi scale.
Membentuk sludge yang mudah dibuang
Mineral yang telah bereaksi dengan phosphate akan berubah menjadi sludge lunak. Sludge ini dapat dikeluarkan secara berkala melalui proses blowdown sehingga tidak menempel pada permukaan tube. Dengan demikian, perpindahan panas tetap optimal.
Menjaga alkalinitas air boiler
STPP juga membantu menjaga kondisi alkalinitas air boiler sehingga lebih stabil. Kondisi alkalinitas yang sesuai membantu mengurangi risiko korosi pada material baja karbon.
Kandungan Sodium Sulfite sebagai Oxygen Scavenger
Selain pembentukan kerak, penyebab utama kerusakan boiler lainnya adalah oksigen terlarut (Dissolved Oxygen). Walaupun feed water telah melalui deaerator, biasanya masih terdapat sisa oksigen dalam jumlah kecil. Apabila oksigen tersebut masuk ke boiler, maka akan terjadi reaksi oksidasi pada permukaan baja yang menyebabkan:
- Pitting corrosion
- Korosi lokal
- Kebocoran tube
- Penipisan material boiler
Untuk mengatasi hal tersebut, FCM 601 mengandung Sodium Sulfite yang berfungsi sebagai oxygen scavenger.
Bagaimana Cara Kerja Oxygen Scavenger?
Sodium Sulfite bereaksi secara kimia dengan oksigen terlarut di dalam air. Reaksi tersebut mengubah oksigen menjadi senyawa yang tidak lagi bersifat korosif sehingga oksigen tidak sempat menyerang permukaan logam boiler. Dengan kata lain, oxygen scavenger bekerja sebagai “penangkap oksigen” sebelum oksigen merusak material boiler.
Manfaat penggunaan oxygen scavenger antara lain:
- Mengurangi korosi pada boiler.
- Melindungi economizer.
- Melindungi feed water line.
- Memperpanjang umur tube boiler.
- Mengurangi biaya perbaikan.
Mengapa Scale dan Korosi Harus Dicegah?
Kerak setebal 1 mm saja dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar secara signifikan karena panas dari proses pembakaran tidak dapat berpindah dengan baik ke air. Di sisi lain, korosi dapat menyebabkan kebocoran tube yang mengharuskan boiler dihentikan untuk proses perbaikan.
Akibatnya perusahaan akan mengalami:
- Downtime produksi.
- Biaya retubing.
- Penggantian tube.
- Kehilangan kapasitas produksi.
- Pemborosan energi.
Karena itu, investasi pada chemical water treatment jauh lebih ekonomis dibandingkan biaya perbaikan boiler.
Pentingnya Monitoring Water Treatment
Chemical boiler tidak cukup hanya diinjeksi setiap hari. Program water treatment yang baik juga harus disertai dengan monitoring parameter air secara berkala, seperti:
- pH
- Conductivity
- TDS
- Phosphate
- Sulfite Residual
- Silica (untuk boiler tekanan menengah hingga tinggi)
Monitoring tersebut memastikan dosis chemical selalu sesuai dengan kondisi operasi boiler.
Solusi Water Treatment dari FIRSTT CHEMICAL
FIRSTT CHEMICAL menyediakan rangkaian chemical boiler water treatment yang dirancang untuk menjaga performa boiler tetap optimal. Salah satu produk unggulannya adalah FCM 601, yaitu internal treatment yang mengombinasikan fungsi phosphate treatment dan oxygen scavenger dalam satu formulasi untuk membantu:
- Mengurangi pembentukan kerak.
- Mengendalikan korosi.
- Menjaga kualitas air boiler.
- Memperpanjang umur boiler.
- Meningkatkan efisiensi perpindahan panas.
- Mengurangi biaya maintenance jangka panjang.
Penggunaan chemical yang tepat, didukung oleh monitoring kualitas air secara berkala dan program preventive maintenance, merupakan langkah penting untuk menjaga keandalan sistem boiler.
Apabila Anda membutuhkan konsultasi mengenai program water treatment, analisis kualitas air boiler, penentuan dosis chemical, maupun evaluasi performa boiler, tim teknis FIRSTT CHEMICAL siap membantu memberikan solusi yang sesuai dengan kondisi operasi di lapangan.
